Arahan Pengembangan Wilayah Berdasarkan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesenjangan PDRB Wilayah Di Propinsi Banten

garis1

Tulisan ini mengenai skripsi yang telah saya buat 2 tahun lalu. Daripada menjadi file yang mengendap di hardisk lebih baik dipublikasikan saja melalui blog ini. Ringkasan skripsi ini semoga bisa bermafaat bagi yang pembacanya. Kalau file lengkapnya sangat besar kira-kira 10mb jadi belum bisa saya upload.

IKRAR ANUGRAH PUTRA, 0210660029-66, Jurusan Perencanaan Wilayah Dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Maret 2007. Arahan Pengembangan Wilayah Berdasarkan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesenjangan PDRB Wilayah Di Propinsi Banten. Dosen Pembimbing : Ir. Agus Dwi Wicaksono, lic.rer.reg dan Septiana Hariyani, ST., MT.


Propinsi Banten memiliki permasalahan kesenjangan antara Wilayah Utara dengan Wilayah Selatan. Wilayah Utara terdiri dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang dan Kota Cilegon, sedangkan Wilayah Selatan terdiri dari Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Wilayah Utara merupakan wilayah yang mempunyai sektor unggulan yaitu sektor industri, perdagangan dan jasa. Perkembangan sektor industri ini berkembang karena didukung oleh jaringan Jalan Tol Jakarta–Merak.

Perkembangan ini ditunjukkan dari adanya industri-industri di Kab. Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Tangerang dan Kota Cilegon. Peranan sektor industri ini terhadap perkembangan Wilayah Utara berpengaruh dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini. Potensi yang dimiliki Wilayah Selatan adalah sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata belum dikelola dengan baik.

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui tingkat kesenjangan wilayah di Propinsi Banten, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan wilayah di Propinsi Banten dan menyusun arahan pengembangan wilayah berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan wilayah di Propinsi Banten.

Metode yang digunakan adalah analisis terhadap kebijakan, perhitungan Indeks Williamson (Vw), kurva kumulatif dengan indikator kesenjangan wilayah, analisis faktor, analisis akar masalah, analisis potensi masalah, SWOT dengan IFAS-EFAS, konsep, alternatif skenario, strategi dan program pengembangan wilayah.

peta-banten

Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kesenjangan wilayah di Propinsi Banten yaitu perhitungan Indeks Williamson (Vw) antar wilayah kabupaten dan kota di Propinsi Banten Tahun 2000–2004 menunjukan bahwa nilai menjauhi dari angka 0. Nilai ini menunjukan kesenjangan pendapatan yang tinggi di Propinsi Banten. Perhitungan nilai Vw berdasarkan PDRB harga konstan Tahun 1993 menunjukan nilai 0,8658–0,8265. Nilai Vw berdasarkan PDRB harga berlaku menunjukan nilai 0,8124–0,7793.

Berdasarkan nilai Vw dan koefisien korelasi masing-masing sektor, yang termasuk ke dalam golongan A adalah sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi dan sub sektor industri pengolahan (industri tanpa migas). Sektor-sektor yang termasuk ke dalam golongan A menunjukan nilai PDRB Tahun 2003–2004 berdasarkan harga konstan 1993 dengan laju positif dan akan memperbesar kesenjangan pendapatan.

Hasil keseluruhan analisis tingkat kesenjangan menggunakan kurva kumulatif dan index of dissimilarity menunjukan variabel yang memiliki kesenjangan tertinggi terdapat pada variabel pelabuhan udara (index 98,62), pelabuhan laut/dermaga (index 97,50), rumah sakit (index 94,81), gardu induk listrik (index 90,51) dan produksi ikan di PPI (index 90,38). Kondisi ini menunjukan bahwa variabel tersebut merupakan variabel dengan tingkat pemerataan tidak sempurna pada setiap kecamatan di Propinsi Banten.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan wilayah di Propoinsi Banten adalah jumlah penduduk, lahan pertanian, panjang jalan kab/kota, penduduk usia produktif, murid SD, perusahaan industri, sarana SD dan panjang jalan tol karena memiliki keragaman yang paling tinggi yaitu 21,426% dengan tingkat perbedaan yang paling besar dan mempunyai kecenderungan paling kuat. Faktor-faktor ini merupakan faktor-faktor yang paling menjadi masalah dalam pemerataan pembangunan di Propinsi Banten, sehingga menyebabkan kesenjangan wilayah di Propinsi Banten.

Arahan pengembangan wilayah berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan wilayah di Propinsi Banten adalah pengembangan wilayah yang dilakukan berdasarkan skenario optimis dengan menitikberatkan pada peningkatan hirarki kota-kota di Wilayah Selatan Propinsi Banten dan sektor potensial pengembangan di Wilayah Selatan Propinsi Banten yaitu sektor industri kecil dan sedang, pertanian, pariwisata, perdagangan dan jasa. Wilayah Utara dengan perkembangan yang maju diharapkan secara bersama-sama meningkatkan perekonomian di Wilayah Selatan.

Advertisements

  1. kanaqlomboq

    huahahahahahaha…. krar… dirimu kok ikut2an diriku… naro2 skripsi di blog… huahahahahahahaha…. tapi bagus kok… skripsi ku ternyata ada yang meminati loh krar… hehehe… di rapidshare juga ada yang donlot skripsiku… hihihihi…. suatu kehormatan kalo nama ku masuk dalam penelitian orang lain… namaku nanti kan ada di daftar pustaka mereka… hehehehe…. amiiiin…. pahala mengalir ni krar…

  2. kanaqlomboq

    oiya caranya masukin globetracker gimana bos?

  3. hwah, tingkat tinggi niy bahasannya, :roll: , nisa jd pusing. . :D

    Smg kesenjangan bisa dikurangi ya :(

  4. mas saya mahasiswa itenas bandung jurusan teknik planologi yang akan mengerjakan tugas akhir dan saya tertarik mengambil kajian mengenai kesenjangan wilayah..jadi saya membutuhkan file skripsinya untuk perbandingan dengan skripsi yang akan saya bikin… boleh minta file skripsinya gak mas?
    kalo boleh tolong kirim ke e-mail aku dong?

    mieh_arsa@yahoo.com

    terima kasih sebelumnya

  5. u/ miharsa

    saya ga ada masalah file skripsi saya diminta, tapi filenya besar banget nih … puluhan mb

    gimana yah ?
    kebetulan ada keluarga di bandung.
    kalau saya ke bandung ntar saya titipin deh.
    tapi ga janji waktunya kapan …

    gimana ?

  6. yuni

    mas, saya yuni mahasiswa semester 7 Ilmu Ekonomi IPB…
    Saya juga pengen buat skripsi tentang kesenjangan wilayah….
    dari skripsi mas, ada ga hal yang belom d bahas… biar nanti saya teruskan pembahasannya…. itu juga klo mas ijinin…
    gmn mas????? intinya topiknya sama, tp dengan pembahasan yg berbeda….
    ini alamat email sy mas, younee_q@yahoo.co.id
    mohon bantuannya ya mas..
    makasih…..

  7. nisa

    mas,,,saya boleh tau,,
    indikator yg dipakai apa?
    kebetulan saya juga pake judul seperti itummtapi kesenjangan di Kabupaten Malang

  8. ary

    uuy… krar… buseet dah… banyak juga yang mo lanjutin ma pake metode skripsi mu… guaya eeuuyy… hehe… #kampretoo skripsiku nda ada yang mau nerusin… :D padahal kueren abis… seperti orangnya… :D hehehehe…




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: